Pijat plus plus jakarta pusat

Pijat ++ melalui massage plus plus di jakarta pusat menyeimbangkan gerak demi gerak yang lentur untuk memuaskan pelanggan setianya. Gadis muda itu nampak tersenyum memandang lelaki yang sedang dipijatnya mengerang karena geli dengan sentuhan sentuhannya yang mendalam.

Entah apa yang ada dalam pikiran pria saat dirinya dipijit pijit secara perlahan, mungkin ia membayangkan sedang bersama seorang puteri cantik jelita dari negeri kayangan berteman bunga bunga yang mekar dan terperangkap oleh remang sinar di keramaian malam.

Dipelukan temaram rembulan ia terus saja menggerakkan jemari tangannya melewati waktu yang tak mau lagi berhenti. Nampak sekali kekecewaan tersirat dalam wajah si pria, ia seperti sedang terlibat masalah dengan pribadi yang teramat rumit.

Perlahan pria itu bercerita kalau dirinya baru saja bertengkar dengan istrinya tadi pai gara gara persoalan yang tidak seberapa.Ia hanya meminta istrinya untuk memijit tubuhnya setelah perjalanan jauh dari luar kota. Sayang sekali sang istri malah marah marah dan mencari alasan yang tidak masuk akal.

Wanita yang sedang memberikan pijat secara plus plus itu pun terus mendengarkan cerita pria itu sambil sesekali mendengarkan gegap gempita keramaian kota jakarta. Di pusat kebisingan kota metropolitan massage ++ memang sudah bukan hal aneh lagi , semua menyatu dan membaur dengan pernaik pernik kehidupan yang terus berubah.

Meski pada dasarnya tak ada wanita yang ingin menjalani profes sebagai pemijat ++, tetapi keadaan yang memaksa  sebagian perempuan terjebak oleh permainan dalam hidup. Seperti masuk dalam lingkaran setan, terus berputar tanpa ada titik yang bisa menghentikannya. Kalau tak dijalani maka tak akan ada uang yang mengalir, sementara ketika terus menerus memberikan massage plus plus maka hidup jadi tak ada tujuan yang pasti.

Pekik, jerit dan rintih tangisan tak lagi bisa dhindari saat dirinya menyendiri. Karena godaan demi godaan untuk tidak menjalani profesi sebagai tukang pijat plus begitu berat ditinggalkan. Sambil melamun dan membayangkan kekecewaan pria yang sedang dipijatnya, perempuan muda itu berusaha menyelami apa sebenarnya yang paling diinginkan dari salah satu pemakai jasanya ini.

Maaf om..., ini mau pijat berapa jam? Pemijat plus ini berusaha memecahkan suasana yang sempat sepi sejenak sambil tangannya terus memijat pria yang sedang galau itu. Ia ingin tahu lebih lanjut, karena biasanya lelaki lain meminta dia untuk melakukan hal hal lebih dalam bentuk pijat ++. 

Lelaki itu kemudian menjawab, "teruskan saja pijatanya sampai aku tertidur, apakah mbak mau menemani saya hingga pagi nanti?" Untuk menyenangkan hatinya maka wanita tadi pun menyanggupi, ia pun memijat pria yang cukup tampan itu hingga tertidur pulas.

Cuma yang tak habis pikir mengapa pria itu tak meminta yang aneh aneh, karena selama perjalanannya sebagai pemijat plus maka pria lain selalu meminta untuk berhubungan badan, mereka bukan sekedar minta dipijat tetapi juga dilanjut dengan hubungan badan. Tapi pria yang satu ini beda, benar benar beda dari yang lain, begitulah pikir si wanita ini.

Di pagi yang cerah itu, mereka berdua pun sempat ngobrol ringan mengenai kehidupan, ia bercerita bagaimana sibuknya mengelola bisnis yang sedang berkembang pesat hingga memaksanya harus sering bolak balik keluar kota.

Obrolan yang dilakukan sambil sarapan menikmati menu di salah satu hotel yang berada di jakarta pusat itu akhirnya memasuki babak akhir. Pria ini mengucapkan terima kasih atas pelayanan baik yang diberikan kepadanya. So pria kemudian membayar biaya pijat, sekaligus memberikan uang tips yang jumlahnya di atas rata rata pria lain. Sekali lagi terima kasih mbak untuk pelayanan baiknya ya... ucapnya sambil tersenyum.

Pria itu sama sekali tidak tahu kalau dirinya baru saja berjumpa dengan seorang wanita yang biasa memberikan pijat plus plus di daerah jakarta pusat. Yang ia tahu adalah bahwa ia hanya mencari layanan pijat biasa sebagaimana yang ada di kampung kampung zaman dulu.

Wanita itu pun menghitung uang tips yang diberikan ,ternyata setelah dihitung jumlahnya 2 juta rupiah, itu diluar biaya pijat yang telah dibayarkan pebisnis yang sukses tersebut. Wanita itu akhirnya melanjutkan aktivitasnya yang lain sambil terus memikirkan kejadian unik tadi hingga berhari hari.